Konfigurasi Penempatan Iklan CPM Ideal

Konfigurasi Penempatan Iklan CPM Ideal
Read Time:2 Minute, 10 Second

Iklan CPM, juga dikenal sebagai iklan banner, bisa sangat menguntungkan, bahkan ketika menggunakan jaringan iklan, yang memberikan tarif CPM terendah. Namun, jika iklan ditempatkan dengan buruk, atau jika situs tersebut tidak dibuat dengan pertimbangan iklan, Anda akan melihat bahwa keuntungan Anda tidak seperti semula. Artikel ini akan memberikan beberapa langkah dan aturan mendasar untuk memberi Anda konfigurasi iklan banner yang optimal untuk pendapatan iklan online Anda.

Konsep yang paling penting adalah positioning, dalam hal ini, apa yang disebut sebagai “di atas flip”. Istilah ini berasal dari media cetak, khususnya industri surat kabar, di mana lipatannya akan menjadi koran bengkok menjadi dua – sebuah iklan yang terlihat di bagian atas sebuah surat kabar terlipat akan dianggap di atas lipatan.

Dalam dunia periklanan online, flip mengacu pada apa yang terlihat di layar pada resolusi monitor paling normal ketika iklan pertama kali dimuat – pencarian cepat di web akan memberi Anda beberapa statistik tentang apa resolusi normal untuk sebagian besar populasi, tetapi 1024×1256 adalah titik awal yang baik.

Iklan yang berada di atas flip berperforma terbaik, jadi ketika merencanakan situs atau melakukan bingkai kawat untuk sebuah situs, pastikan untuk membuat ruang atau ruang standar-IAB untuk iklan banner. Ruang standar IAB yang populer dan digunakan saat ini adalah 728×90, 300×250, dan 160×600. Satu konfigurasi spanduk populer yang digunakan situs adalah “tongkat hoki,” yang terdiri dari 728×90 di bagian atas situs, dan 160×600 di margin kiri atau kanan situs. Meskipun OK untuk 160×600 untuk pergi di bawah flip, semakin banyak iklan yang terlihat di atas flip, semakin baik untuk pendapatan Anda.

BACA JUGA :  Bagaimana Mempopulerkan Bisnis Rumahan Anda

Tujuan di akhir proses ini adalah untuk mendapatkan lebih banyak klik pada iklan Anda, dan untuk menyediakan ruang iklan yang menarik yang pengiklan bersedia membayar mahal. Pengiklan mengukur respons terhadap iklan spanduk online mereka dalam hal klik pada iklan itu sendiri, yang disebut hasil. Hasil adalah klik dibagi dengan tayangan, dinyatakan sebagai persentase – Contoh:

100 klik / 1000 tayangan = hasil 10%.

Hasil yang lebih khas akan di bawah 1% – apa pun di atas 1% untuk iklan banner dianggap sangat baik. Pengecualian untuk ini adalah iklan teks, yang cenderung memiliki rasio klik per tayang yang lebih tinggi, tetapi juga cenderung memiliki model berbeda tentang bagaimana pelanggan ditagih (lihat artikel saya yang lain tentang iklan CPM dan BPK untuk contohnya).

Beberapa penelitian menemukan bahwa pengguna lebih cenderung mengklik tautan dan spanduk iklan yang ada di sebelah kiri layar mereka, karena kebanyakan orang di negara-negara Barat membaca dari kiri ke kanan. Praktik terbaik adalah bereksperimen dengan penentuan posisi (kiri vs. kanan) dan integrasi di sekitar konten untuk mengetahui kombinasi yang menghasilkan pendapatan terbanyak untuk desain situs Anda.

Source by Glenn T Highcove

About ViralismePlus

ViralismePlus adalah website Bisnis Online yang menyajikan informasi dunia internet marketing atau digital marketing. Informasi dan artikel yang kami sajikan semoga bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi anda. So, ikuti terus ViralismePlus agar tidak tertinggal. Salam sukses untuk anda.

View all posts by ViralismePlus →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *