4 Kesalahan Pemasaran Email yang Harus Dihindari

4 Kesalahan Pemasaran Email yang Harus Dihindari
Page Visited: 1
Read Time:1 Minute, 56 Second

4 Kesalahan Pemasaran Email yang Harus Anda Hindari Dalam Bisnis Anda. Pemasaran email masih merupakan salah satu bentuk pemasaran yang paling efektif yang dapat diikuti oleh bisnis kecil. Pikirkan berapa kali Anda memeriksa email pada siang hari. Tetapi, jika Anda ingin pemasaran email Anda berfungsi, pastikan Anda tidak jatuh hati pada kesalahan kritis ini.

1. Garis Subjek Membosankan

Baris subjek adalah elemen utama yang akan meyakinkan mayoritas pelanggan Anda untuk membuka email Anda atau mengabaikannya sama sekali, jadi tidak heran Anda perlu menulis yang menarik. Namun, banyak bisnis gagal membuat garis subjek yang menarik, apalagi mengujinya!

2. Tidak Membagi Pengujian

Pengujian terpisah adalah alat penting untuk mencari tahu bagian mana dari kampanye email yang dapat ditingkatkan. Saat digunakan dengan benar, Anda dapat mempelajari statistik penting untuk kampanye di masa mendatang untuk terus meningkatkan tarif terbuka dan keterlibatan Anda. Misalnya, mencari tahu baris subjek mana yang paling terbuka (dengan nama vs. tanpa nama, dll.) Dapat melakukan keajaiban untuk hasil Anda.

Sementara sebagian besar layanan memiliki fitur ini hari ini, banyak orang masih tidak menggunakannya, dan itu adalah kesalahan besar.

3. Email Teks Biasa

Jika Anda tidak memasukkan gambar dalam email Anda, Anda praktis meminta orang untuk mengklik kembali ke kotak masuk mereka begitu mereka membukanya. Orang-orang membutuhkan judul yang besar, teks yang jelas dan ringkas, dan gambar yang membantu memberikan konteks pada pesan Anda. Orang-orang sibuk dan mereka tidak akan membuang waktu dengan email yang tidak langsung menarik perhatian mereka.

BACA JUGA :  Gunakan Alat Pemasaran Email Sederhana Ini

Omong-omong, Anda hanya memiliki sekitar 8 detik untuk melakukannya begitu mereka membuka email Anda, jadi pastikan beberapa baris pertama benar-benar menyinggung minat mereka. Semuanya harus dapat dicerna dalam 30 hingga 60 detik atau kurang, dengan tautan ke informasi yang lebih banyak jika mereka menginginkannya.

4. Tidak Menggunakan Video

Video adalah bentuk konten yang paling berkonversi di internet, dan dengan sebagian besar di dalam kotak video siap, Anda membuat kesalahan jika Anda tidak memasukkannya dalam kampanye email Anda. Saat video tidak dapat disematkan langsung ke email, gunakan gif dari video dan tautkan langsung ke video untuk membuat orang menontonnya.

Video adalah cara yang fantastis untuk mengubah pembaca menjadi pembeli, jadi gunakan setiap kesempatan yang Anda bisa untuk membagikan lebih banyak informasi tentang produk atau layanan Anda daripada siapa pun yang berani membaca. Dengan melakukannya, Anda dapat meningkatkan keterlibatan dan meningkatkan tingkat konversi Anda.

Source by Jon Allo

About ViralismePlus

ViralismePlus adalah website Bisnis Online yang menyajikan informasi dunia internet marketing atau digital marketing. Informasi dan artikel yang kami sajikan semoga bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi anda. So, ikuti terus ViralismePlus agar tidak tertinggal. Salam sukses untuk anda.

View all posts by ViralismePlus →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *